IMB Kantor GKJ Klasis Gunungkidul Tertunda, Momentum Bangkitnya Kelompok Toleran

Kelompok Toleran

Agaknya diktum cogito ergo sum, “aku berpikir maka aku ada” yang disuarakan Rene Descartes di tahun 1637  harus sedikit diaransemen dalam konteks hari ini. Ausus ergo sum! Aku berani maka aku ada. Diktum ini dibutuhkan untuk menggerakkan elemen eksistensial manusia selain akal budi, yang tidak lain adalah hati nurani dan kehendak bebas. Akal budi bisa … Baca Selengkapnya

SATUNAMA Adakan Workshop Perencanaan Institut Inklusi Sosial

FGD Institut Inklusi Sosial

SATUNAMA mengadakan kegiatan Workshop Perencanaan Institut Inklusi Sosial. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 10-11 Februari 2020 di SATUNAMA melibatkan berbagai expert dengan spesialisasi kajian dalam tema-tema gender, masyarakat sipil, kebebasan beragama dan berkepercayaan, pengelolaan komunitas, pengelolaan konflik, dan disabilitas. Mozaik pengetahuan ini dipertemukan dengan pengalaman SATUNAMA mengelola program inklusi sosial sejak tahun 2015 hingga saat … Baca Selengkapnya

Pelatihan Penyusunan AD/ART dan Penguatan Organisasi KPAD

Pelatihan Penyusunan AD/ART dan Penguatan Organisasi KPAD

Satunama.org – Sebagai sebuah lembaga yang berpengalaman dalam ranah pelatihan dan konsultansi, SATUNAMA berusaha memberikan pelayanannya secara optimal. Salah satunya dengan memberikan fasilitasi dalam pelatihan-pelatihan yang diadakan banyak lembaga maupun komunitas. Antara lain adalah Pelatihan Penyusunan AD/ART dan Penguatan Organisasi KPAD (Komite Perlindungan Anak Desa) Pendoworejo Girimulyo Kulonprogo yang diadakan oleh Yayasan Gugah Nurani Indonesia … Baca Selengkapnya

PUANHAYATI : Dari Kemandirian Hingga Kontribusi Bagi Indonesia

Perempuan punya peran signifikan dalam peradaban umat manusia. Maka menguatkan peran perempuan adalah bagian dari menjaga eksistensi peradaban. Tak terkecuali bagi perempuan penghayat. Pengalaman diskriminasi bertahun-tahun membuat PUANHAYATI punya rona kegelisahan kolektif yang cukup serius. Mereka gelisah dengan masa depan anak-anaknya, gelisah dengan keberlanjutan kepercayaannya, gelisah tidak diterima karena identitas, dan lain sebagainya. Lapisan kegelisahan … Baca Selengkapnya

Rumah Pembelajaran Kesehatan Jiwa Yogyakarta Peduli Orang Gangguan Jiwa

Usianya baru 23 tahun. Awalnya penampilannya nampak kumal dengan rambut dan kumis yang kurang terurus. Tatapannya sering kosong dan cenderung selalu menunduk. Kalau diajak bicara ia tidak berani menatap lawan bicara dan suaranya pelan. Ia jarang berkomunikasi dengan orang lain yang ada di sekitarnya. Bila ditanya, dia hanya menjawab seadanya. Laki-laki kelahiran 12 Maret 1997 … Baca Selengkapnya