Kesiapan LSM dalam Sinergi Kerjasama Multipihak

Satunama.org – Sejak sekitar satu dekade terakhir, Indonesia dipandang tidak lagi sebagai negara miskin. Setidaknya, Bank Dunia menyebutkan bahwa Indonesia memperlihatkan pertumbuhan ekonomi yang baik sejak krisis finansial Asia di akhir 1990an. PDB nasional Indonesia meningkat dari $857 807 pada tahun 2000 menjadi $3.8747 pada 2018. Indonesia juga dinilai berhasil mengurangi kemiskinan lebih dari setengahnya … Baca Selengkapnya

The First International Conference on Indigenous Religions: The State, Indigenous Religions, and Inclusive Citizenship

The Constitutional Court Decision 97/2016, followed by the Circular Letter (2018) of the Ministry of Internal Affairs, officially legalized Indonesian citizens to mark their identity on ID cards as kepercayaan (indigenous religions). This significant change has invited attention to re-think issues affecting citizens who follow indigenous religions. While the Decision intended to accommodate aspirations of followers of kepercayaan … Baca Selengkapnya

Mama-mama Distrik Kokas, Rintis Kemandirian Ekonomi

Koperasi Memem Urag Kokah

Satunama.org – Distrik Kokas, Kabupaten Fakfak. (4/4/2019) Sebanyak 22 Orang pelaku usaha kecil di Distrik Kokas, Kabupaten Fakfak yang bergabung dalam Koperasi Memem Urag Kokah menandai perjuangan memandirikan ekonomi keluarga melalui peresmian warung makan milik anggota kelompok di Distrik Kokas, Kabupaten Fakfak. Warung Makan Memem Urag Kokah dikelola oleh kelompok mama-mama berasal dari empat kampung … Baca Selengkapnya

Workshop Buku Saku dan Pelatihan Paralegal Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan

Satunama.org – Pengalaman kerja Program PEDULI Satunama yang mengadvokasi hak-hak warga penghayat kepercayaan di Medan, Deli Serdang, Banyumas, Kulonprogo dan Sumba menjadi basis kebutuhan akan adanya paralegal yang melibatkan penyintas (warga penghayat sendiri) dengan aktor lain diluar komunitasnya. Melalui tajuk Pelatihan Paralegal untuk isu Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan diharapkan warga penghayat memiliki kemampuan dan keterampilan … Baca Selengkapnya

Komunitas Multikultur Desa Salamrejo

Hidup terasa sangat berbeda di sini, di Desa Salamrejo. Waktu terasa berjalan lambat. Tidak ada orang yang benar-benar berbicara bahasa Inggris sehingga senyuman disertai anggukan kepala menjadi bentuk komunikasi utama (dan tentunya jabat tangan lembut) – selain tentunya ada Vivin –penerjemah kami- yang bekerja luar biasa membantu kami. Setibanya kami di desa, kami bergabung dengan … Baca Selengkapnya