A.E. Priyono: Pelita Pemikiran Aktivis-Intelektual Progresif

Pelita Pemikiran Aktivis-Intelektual Progresif

Satunama.org – Indonesia kembali kehilangan salah satu intelektual cum aktivis terbaiknya; A.E. Priyono. Aktivisme A.E. Priyono sudah dikenak sejak duduk di bangku kuliah Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia Yogykarta. Pemikiran-pemikirannya banyak tertuang dalam buku yang bertemakan Demokrasi dan Islam Politik di Indonesia. A.E. Priyono meninggal dunia pada hari Minggu, 12 April 2020. Sesungguhnya saya tidak … Baca Selengkapnya

IMB Kantor GKJ Klasis Gunungkidul Tertunda, Momentum Bangkitnya Kelompok Toleran

Kelompok Toleran

Agaknya diktum cogito ergo sum, “aku berpikir maka aku ada” yang disuarakan Rene Descartes di tahun 1637  harus sedikit diaransemen dalam konteks hari ini. Ausus ergo sum! Aku berani maka aku ada. Diktum ini dibutuhkan untuk menggerakkan elemen eksistensial manusia selain akal budi, yang tidak lain adalah hati nurani dan kehendak bebas. Akal budi bisa … Baca Selengkapnya

Mahasiswa, Skripsi dan Beban Psikologis

Bunuh diri adalah problem sosial yang membutuhkan perhatian serius. Kasus bunuh diri bisa terjadi pada siapa saja. Tidak memandang usia golongan, umur ataupun pekerjaan. Tak terkecuali kelompok mahasiswa. Awal september 2019 lalu seorang mahasiswa pasca sarjana sebuah sekolah tinggi di Bandung diberitakan meninggal bunuh diri (CNN Indonesia, 2019). Ini hanya satu kasus bunuh diri di … Baca Selengkapnya

Peran Media dalam Ranah Kesehatan Jiwa

Media memiliki peran dalam membangun perspektif publik melalui konten pemberitaan atau informasi. Media hari ini, khususnya media online (daring) bahkan memiliki keunggulan kecepatan penyampaian informasi dan jangkauan lebih luas. Masuk akal jika dikatakan bahwa sebagian besar perspektif publik terhadap berbagai hal terbentuk berbasiskan pengetahuan dari media. Pun jika dikaitkan dengan konteks isu tertentu, misalnya isu … Baca Selengkapnya

Menanti Perppu KPK

Hari-hari ini publik masih menanti rekayasa konstitusional apa yang bisa dilakukan untuk membawa KPK kembali kuat seperti disuarakan gelombang unjuk rasa hari-hari terakhir ini. Adalah keliru ketika memandang bahwa demonstrasi yang dilakukan Mahasiswa sebagai langkah inkonstitusional, dan kalah bermartabat dengan 18 Mahasiswa yang mengajukan judicial review di Mahkamah Konstitusi (MK). Keduanya konstitusional dan punya derajat … Baca Selengkapnya

English EN Bahasa Indonesia ID