Pasca Reformasi 1998, pintu berdemokrasi telah dibuka lebar, dan pada saat yang sama partai politik menjadi aktor paling dominan dalam menentukan arah politik bangsa dan menyiapkan pemimpin-pemimpin politik dan pemerintahan. Di samping catatan yang positif, terdapat pula kritik tajam dan catatan negatif terhadap partai politik dalam menjalankan tugas dan fungsinya di tengah-tengah masyarakat. Dalam kaitan ini salah satu tugas dan fungsi partai politik yang tidak dilaksanakan secara baik adalah Pendidikan Politik bagi Kader dan Masyarakat Luas.

Berdasarkan pemikiran di atas pada tahun 2015, didukung oleh Konrad Adenaeur Stiftung (KAS) Jerman, SATUNAMA menginisiasi program baru “Civilizing Politic for Indonesia Democracy” (CPID)/Sekolah Politisi Muda (SPM).

Program ini sebagai wujud refleksi-aksi bagi apa yang telah dilakukan oleh SATUNAMA dalam turut ambil bagian dalam pengembangan kehidupan demokrasi yang lebih baik. Sebelumnya sejak 1997-2015 SATUNAMA mengampu Program Pendidikan Politik bagi aktivis Masyarakat Sipil, melalui Program Civic Education for Future Indonesian Leaders (CEFIL).

TUJUAN

PARTAI POLITIK MITRA
LOKASI PROGRAM

KEGIATAN
PROGRAM

PENGELOLA
PROGRAM

TUJUAN PROGRAM

Program ini bertujuan untuk “melahirkan kader-kader politisi muda yang memiliki visi dan komitmen yang kuat pada pengembangan kultur politik yang demokratis (democratic and civilized political life) dan memiliki kapasitas politik untuk mengartikulasikan dan mengagregasikan kepentingan-kepentingan spesifik dan hak-hak rakyat”.

Tujuan Spesifik
(1) Meningkatkan kapasitas politisi muda (pengurus partai politik) sebagai subjek politik  yang sangat penting dalam pengembangan demokrasi di Indonesia;
(2) Meningkatkan  kepekaan politisi muda (pengurus partai politik) terhadap problem sosial dan tantangan-tantangan demokrasi di Indonesia;
(3) Meningkatkan kesadaran dan pengetahuan politisi muda tentang urgensi politik sebagai media perjuangan dalam mengartikulasi dan mengagregasi kepentingan, kebutuhan dan hak rakyat.

Tujuan program ini sejalan dengan Tujuan dan Fungsi Partai Politik seperti diamanatkan dalam UU.No.2 tahun 2011 tentang Perubahan atas UU.No.2 tahun 2008 tentang Partai Politik, yaitu pada Pasal 10, Ayat 1 Point C: Tujuan umum partai politik adalah mengembangan kehidupan demokrasi berdasarkan Pancasila dengan menjunjung tinggi kedaulatan rakyat dalam NKRI dan Pasal 11, Ayat (1) Huruf A: Partai politik berfungsi sebagai sarana Pendidikan Politik bagi anggota dan masyarakat luas agar menjadi warga negara Indonesia yang sadar akan hak dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

PARTAI POLITIK MITRA

Dalam pelaksanaan program CPID selama 2015-2019, SATUNAMA bermitra dengan Partai-partai Politik di masing-masing wilayah untuk terlibat dalam program CPID selama 5 tahun. Setiap partai politik memilih sejumlah kadernya untuk didelegasikan dalam program ini.

Hingga 2019, SATUNAMA akan bekerjasama dengan sejumlah Partai Politik di 7 Provinsi yang meliputi: (1) Jawa Barat; (2) Jawa Timur; (3) Sulawesi Selatan dan; (4) Lampung; (5) Yogyakarta; (6) Kalimantan Barat; (7) Jawa Tengah.

Alumni SPM-CPID by SATUNAMA

KEGIATAN PROGRAM

Selama 5 tahun, Program CPID/SPM telah melakukan kegiatan sebagai berikut:

Kegiatan

Tujuan

Field visit and Preliminary Meeting with Political Parties

Bertujuan untuk mengenalkan program CPID kepada partner potensial di 4 wilayah dan membangun kesepakatan program. Kegiatan ini juga bertujuan agar partai-partai politik mitra CPID menjadi lebih inklusif terhadap perempuan dan pemuda, terutama terhadadap para alumni Sekolah Politsisi Muda. Serta adanya komitmen dari partai-partai politik untuk mendukung alumni SPM pada Pemilu 2019.

Indept Assesment (Presentation of Results)

Bertujuan untuk menganalisis lingkungan politik spesifik yang menjadi tantangan dan peluang bagi politisi muda dalam mengembangkan kultur politik demokratis dan kebutuhan pengembangan kapasitas aktor-aktor politisi muda serta menggali rekomendasi materi dan metodologi pengembangan kapasitas dan pendampingan.

Design of Curriculum and Methodology

Bertujuan untuk mendesain kurikulum dan modul Sekolah Politisi Muda untuk Demokrasi dan model pendampingan program selama 5 tahun. Selama 3 (tiga) hari sejak 24-26 Februari 2015 SATUNAMA mengadakan sebuah workshop untuk menyusun kurikulum dan modul bagi pendidikan politik atau sekolah politik bagi politisi muda yang akan dijalankan dalam program ini. Sejumlah peserta workshop yang terdiri dari akademisi dan perwakilan partai politik hadir dalam acara yang diadakan di Balai Pelatihan SATUNAMA.

Workshop yang berlangsung selama tiga hari tersebut membahas tentang desain kurikulum yang nantinya akan digunakan dalam pendidikan para politisi yang mengikuti program yang direncanakan akan mulai dilaksanakan pada Maret 2015.

School Series/Sekolah Politisi Muda
(Capacity Building)

Bertujuan untuk meningkatkan kemampuan (skill), pengetahuan (knowledge) para politisi muda dan menanamkan nilai-nilai (values) yang diperlukan oleh politisi muda untuk pengembangan demokrasi.
Sekolah Politisi Muda berlangsung selama 8 bulan (on off) dengan tahapan 3 kali sekolah I, II dan III
Hingga tahun 2019, telah diselenggarakan 3 angkatan Sekolah Politisi Muda yaitu SPM Angkatan I (2015), SPM Angkatan II (2016), SPM Angkatan III (2017).

Working Meeting Group:
Workshop How to Implement Action Plan & Desaining Policy Brief

Bertujuan untuk memonitor perkembangan, meningkatkan kapasitas, dan menguatkan konsilidasi lintas partai di masing-masing wilayah. Kegiatan ini juga dalam rangka (1) asistensi pembuatan kebijakan publik; (2) pertemuan dengan pimpinan partai politik di wilayah mitra program.

Regional Politicians Meeting

Bertujuan untuk menyepakati agenda-agenda blok politik politisi muda lintas partai dalam rangka pengembangan kultur politik yang demokratis.

Regional Workshop

Bertujuan untuk melakukan pengarusutamaan kultur politik yang demokratis di masing-masing wilayah program.

National Forum “Kaukus Politisi Muda”

Bertujuan untuk konsolidasi dan deklarasi misi (political statement) blok politik politisi muda untuk demokrasi. Forum Nasional akan diikuti oleh seluruh alumni angkatan I hingga III yang berjumlah sekitar 65 orang.

Seed Project Alumni Sekolah Politisi Muda

Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung rencana aksi politik yang telah dibuat oleh alumni sekaligus menjadi salah satu metode merawat alumni dalam memastikan perkembangan alumni pasca Sekolah Politisi Muda.

Seminar dan Wisuda Peserta Sekolah Politisi Muda

Kegiatan ini adalah bagian dari mempublikasikan program Civilizing Politics for Indonesian Democracy pada publik yang lebih luas. Tujuannya agar semakin banyak pihak yang mendukung tercapainya politik keadaban. Dalam kegiatan ini juga akan dilakukan pelepasan dan wisuda peserta Sekolah Politisi Muda.

Campaign and Publicity
Melalui Blog Kausus Politisi Muda

Bertujuan untuk media komunikasi diantara peserta dan alumi, mempublikasikan karya dan hasil kerja peserta dan alumni Sekolah Politisi Muda, serta sebagai media kampanye tentang politik keadaban. 

Lingkar Media Untuk Demokrasi

Bertujuan untuk menjalin kerjasama dengan media dalam rangka pengarusutamaan kultur politik yang demokratis di masing-masing wilayah. Berikut adalah beberapa contoh kegiatan Sekolah Politsi Muda yang diliput oleh Media Online:

PENGELOLA
PROGRAM

Makrus Ali

Dwi Anggita Cahyaningtyas
Nur Qomariyah
WIjaryani
English EN Bahasa Indonesia ID