Menapaki Jejak Kolaborasi: Kunjungan IMHCTC dan Semangat Bersama Mewujudkan Community Mental Health

Satunama.org-Di tengah meningkatnya kesadaran kesehatan mental, kolaborasi lintas organisasi menjadi salah satu pendekatan yang kian dibutuhkan dewasa ini. Inilah yang menjadi latar belakang dari kunjungan International Mental Health Cooperation and Training Center (IMHCTC) Rumah Sakit Kaohsiung Municipal Kai-Syuan Psychiatric Hospital (KSPH) Taiwan ke Yayasan SATUNAMA Yogyakarta pada tanggal 24 April 2025.  Kunjungan ini dibuka dengan … Baca Selengkapnya

Penyandang Disabilitas Menuju Ekonomi Digital yang Inklusif

Satunama.org – Penyandang disabilitas masih sering terpinggirkan, meskipun negara telah meratifikasi Konvensi PBB tentang Hak-Hak Penyandang Disabilitas pada tahun 2011. Realitas di lapangan masih jauh dari ideal. Sekitar 22,5 juta orang Indonesia hidup dengan disabilitas (Badan Pusat Statistik tahun 2020). Namun, angka ini mungkin lebih tinggi mengingat banyaknya kasus yang tidak terdeteksi atau tidak dilaporkan. … Baca Selengkapnya

Organisasi Masyarakat Sipil: Masalah Pendanaan dan Semangat Kolaborasi  

Satunama.org – Organisasi Nirlaba atau NGO merupakan badan yang beroperasi secara independen dan sukarela. NGO umumnya didirikan oleh masyarakat sipil dengan maksud untuk memperjuangkan masalah sosial dan lingkungan serta hak asasi manusia. Di Indonesia, NGO telah berkembang pesat sejak era reformasi. Kementerian Dalam Negeri mencatat bahwa jumlah NGO pada Juni 2022 mencapai 512.997 dengan tujuan … Baca Selengkapnya

Hutan dalam Preferensi Filsafat Lingkungan dan Hukum 

Satunama.org – Pengelolaan hutan saat ini berada dalam situasi yang dilematis. Di satu sisi menjadi lahan pengembangan ekonomi yang masif, namun di sisi lain berhadapan dengan semakin banyaknya krisis ruang terbuka hijau akibat deforestasi. Global Forest Watch mencatat, Indonesia kehilangan 9,75 juta hektar hutan primer antara 2002 dan 2020. Analoginya mencemaskan. Hutan seluas 11 lapangan … Baca Selengkapnya

Kiprah Ekologi SATUNAMA di Merangin

Satunama.org.- Perkembangan studi filsafat tidak terlepas dari dasar yang diletakkan para filsuf Yunani kuno, seperti Thales, Herakleitos, dan Parmenides. Pada periode tersebut, pandangan mereka tertuju pada arche atau prinsip dasar alam semesta. Thales (624-546 SM) mengemukakan arche dari alam semesta adalah air, sebab segala sesuatu tidak akan ada tanpa adanya air. Air bisa berubah menjadi … Baca Selengkapnya