SATUNAMA Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Pandemi

Pandemi Covid-19 telah membawa dampak lebih luas dari sekadar penularan sebuah infeksi pernafasan yang mengkhawatirkan. Konsekuensi pencegahan Covid-19 telah menyebabkan berbagai sektor kehidupan macet atau bahkan terhenti. Protokol social distancing (jaga jarak sosial) dan physical distancing (jaga jarak fisik) menjelma menjadi raksasa penutupan aktivitas ekonomi, sosial, budaya dan sebagainya bernama lockdown di berbagai negara atau di Indonesia disebut dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Tersendatnya aktivitas sosial, budaya, ekonomi dan sektor-sektor lainnya yang selama ini menopang keberlangsungan kehidupan membawa dampak tidak kecil bagi beberapa pihak. Mereka yang selama ini menyandarkan hidupnya pada aktivitas antar manusia menjadi baris terdepan yang merasakan dampak pandemi ini.

Beberapa sektor bisnis seperti pariwisata dan perdagangan mengalami dampak cukup besar (Liputan6.com, 10/4/20). Imbasnya konon sampai kepada penutupan tempat usaha atau bisnis dan bahkan memicu tindakan-tindakan memprihatinkan seperti PHK dari perusahaan kepada para pekerja, aset utamanya yang justru paling keras dan paling aktif menggerakan roda kehidupan perusahaan.

Covid-19 memang merupakan sebuah realita yang tak terelakkan. Dampak kemunculan virus inilah yang saat ini penting menjadi perhatian bersama. SATUNAMA sebagai sebuah lembaga non-profit yang selama ini telah bekerja secara total dan tulus untuk kepentingan berbagai kelompok marjinal pun tergerak untuk ikut ambil bagian dalam perjuangan bersama di tengah badai pandemi yang entah kapan akan usai ini.

Melalui Tim Khusus Penanggulangan Dampak Covid-19 yang dibentuk untuk menanggulangi imbas Covid-19 bagi berbagai kalangan terdampak, SATUNAMA berinisiatif melakukan penggalangan dana (fundraising). Tahap pertama fundraising telah berhasil mengumpulkan donasi yang kemudian dikonversikan menjadi paket sembako dan diberikan kepada beberapa kepala keluarga terdampak Covid-19 di Dusun Duwet, Sendangadi, Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Penyerahan paket sembako tersebut dilakukan oleh Direktur Eksekutif SATUNAMA, William Aipipidely pada Selasa (19/5/20) dengan didampingi oleh anggota Tim Khusus Penanggulangan Dampak Covid-19 SATUNAMA, Dimas Aryanto. Terdapat 12 paket sembako yang telah didistribusikan pada tahap awal fundraising ini. Seluruhnya didistribusikan kepada warga Dusun Duwet yang terdampak paling berat atas pandemi Covid-19.

Ikhtiar fundraising SATUNAMA tidak hanya berhenti di situ saja. SATUNAMA kemudian juga terus bergerak dengan lebih spesifik menyasar kepada kelompok marjinal yang selama ini menjadi mitra komunitas SATUNAMA. Melalui platform berbagi benihbaik.com, sharinghappiness.org dan kitabisa.com, SATUNAMA meluncurkan fundraising yang akan digunakan untuk kepentingan kelompok difabel dan ODGJ.

Melalui usaha-usaha fundraising ini diharapkan muncul kontribusi-kontribusi dari SATUNAMA dalam berbagai bentuk yang dapat berperan dalam kerja-kerja bersama yang berporos pada naluri kemanusian dan kebersamaan di tengah keadaan yang mau tidak mau harus dihadapi dengan kedewasaan niat dan tindakan belajar dan bertumbuh bersama [A.K. Perdana/SATUNAMA]

Tinggalkan komentar

English EN Bahasa Indonesia ID
%d blogger menyukai ini: