Kelompok Tani Ngudi Makmur, Ringinardi, Karangsari, Pengasih, Kulonprogo, DIY

Sebarkan:Tweet about this on TwitterShare on Facebook0Share on Google+0Share on Tumblr0Email this to someone

Ngudi Makmur Farmer Group Ringinardi, Karangsari, Pengasih, Kulonprogo, DIY

[foto1]

Ringinardi sub-village, Kulonprogo, DIY, is located in a hilly and stony area. Most of the population are farm labors and small entrepreneurs. Since 2008, SATUNAMA has facilitated training on organic farming, clean water supply, cooperative capital strengthening, and demonstration plot making in line with community empowerment objectives. As a result of the organic farming training courses, there are now organic vegetable demonstration plots (demplot) in Soropati and Clapar.

Demonstration Plot (demplot)
Yani, one of the community members, said that tomatoes and eggplants are suitable for the demplot. While Murtinem said that suweg and long beans are also suitable, unfortunately water has become a constraint. There are also some people who plant mung beans that have started to fruit.

The areas above suffer from a lack of water supply, especially in the dry season, and SATUNAMA has facilitated a clean water supply program by making water catchments and their pipes. The community members feel very grateful for the assistance they have received from the program.

Clean Water Supply

Most of Ringinardi community members receive their water supply from the government (PDAM), which draws the water from Sermo Reservoir, since there is no local water source. In the dry season people use family water waste for agriculture and fishery. For example they use water waste for catfish pounds or to water vegetables in the demplots.

Fish Ponds

They put tarpaulins in the catfish ponds and use family water waste, while the food is organic such as papaya leafs. This program is to help the community members’ nutrition and provide them with more income.

Cooperative

The other cooperation with SATUNAMA is in a program that strengthens capital by forming a credit union in Ringinardi. People learn how to manage money and operate a small-scale business. From the two meetings organized, there have been 34 active members in the cooperative.

Promotion of Local Food

SATUNAMA also supports Tani Ngudi Makmur Ringinardi to promote their local food. Around 60 people attended a workshop, where they were served with snacks made from corn, cassava, gadung, garut, ganyong (kinds of tubers), and banana.

Writer: Priyo Sambodo

Kelompok Tani Ngudi Makmur, Ringinardi, Karangsari, Pengasih, Kulonprogo, DIY

Dusun Ringinardi, Kulonprogo, DIY, merupakan dusun yang berbukit, dengan bebatuan putih yang tandus. Sebagain besar penduduk memiliki mata-pencaharian sebagai buruh tani serta pengusaha kecil, yang sejak bulan november 2008 telah menjadi kelompok dampingan SATUNAMA.

SATUNAMA telah memfasilitasi mereka dengan pelatihan-pelatihan tentang pertanian organik, pengadaan air bersih, penguatan modal koperasi, pembuatan demplot dll, yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat. Pelatihan pertanian oganik dan pembuatan demplot yang telah dilaksanakan di Soropati dan Clapar telah memberi banyak pengetahuan kepada anggota kelompok tani dampingan SATUNAMA sehingga di masing-masing wilayah telah terbentuk demplot sayuran organik.

Demplot

Mbak Yani, salah satu warga mengatakan bahwa yang cocok ditanam adalah tomat dan terong. Sementara menurut mbak Murtinem, tanaman suweg dan kacang panjang juga cocok, sayang kendalanya sering tidak ada air. Selain itu di Ringinardi juga banyak petani yang menanam kacang ijo dan kini sudah mulai berbuah.

Ketiga wilayah di atas merupakan daerah yang kekurangan air bersih terutama di musim kemarau, dan SATUNAMA telah memfasilitasi pengadaan air bersih dengan program pralonisasi dan pembuatan bak penampung air. Warga sangat merasakan manfaat dari program tersebut.

Air Bersih

Sebagian besar warga Ringinardi mendapatkan air bersih dari PDAM yang berasal dari Waduk Sermo, karena tidak ada sumber air di sana. Pada musim kemarau warga memanfaatkan limbah keluarga untuk keperluan pertaniaan ataupun perikanan. Misalnya mereka telah mulai dengan memanfaatkan air limbah keluarga untuk kolam lele atau untuk menyiram tanaman sayuran yang ada di demplot.

Kolamisasi

Kolam lele yang ada di Ringinardi mengandalkan penggunaan terpal dan air didapatkan dari limbah keluarga, sedangkan pakannya pun dari bahan organik, yaitu daun pepaya. Program ini diharapkan bisa membantu peningkatan gizi dan mendapatkan tambahan penghasilan bagi keluarga..

Koperasi

Program kerjasama lainnya dengan SATUNAMA adalah program penguatan modal berbentuk koperasi simpan pinjam di Ringinardi. Dari sini diharapkan masyarakat belajar mengelola uang dan melakukan usaha kecil. Dalam dua pertemuan sudah ada 34 anggota koperasi yang aktif.

Promosi Makanan Lokal

SATUNAMA juga mendukung kelompok Tani Ngudi Makmur Ringinardi untuk mempromosikan makanan lokal. Sarasehan mengenai makanan lokal dihadiri oleh 60an peserta dari Ringinardi maupun warga dusun tetangga. Dalam acara yang meriah ini disuguhi berbagai macam makanan lokal yang ada di Ringinardi, dari yang berbahan jagung, ketela, gadung, garut, ganyong, pisang.

Penulis: Priyo Sambodo

[photo1]

Print Friendly, PDF & Email
(Visited 263 times, 1 visits today)
Sebarkan:Tweet about this on TwitterShare on Facebook0Share on Google+0Share on Tumblr0Email this to someone

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*