Pentingnya Negosiasi dalam Manajemen Konflik Politik

Satunama.org.- Negosiasi merupakan modal penting dalam usaha manajemen konflik di tubuh partai politik, baik internal maupun eksternal. Maka itu menjadi salah satu cara mutlak yang harus dimiliki, dilatih, dan dikuasai oleh semua aktivis yang bergerak di ruang lingkup perpolitikan. “Negosiasi adalah proses yang terstruktur untuk melakukan klarifikasi tentang apa yang menjadi inti konflik atau isu … Baca Selengkapnya

Pemilu di Indonesia, dari Prestasi hingga Kontroversi

Satunama.org.- Konsensus dari para pendiri bangsa kita sepakat bahwa Indonesia adalah negara yang menganut prinsip demokrasi. Sebagai konsekuensi logisnya, segala bentuk mekanisme pemerintahan harus menjunjung tinggi nilai kedaulatan rakyat. Bung Karno, dalam bukunya “Indonesia Menggugat” dan “Di Bawah Bendera Revolusi” secara eksplisit mengatakan jika, demokrasi itu ‘Pemerintahan Rakyat’. Maksudnya, suatu pemerintahan yang tidak hanya oleh … Baca Selengkapnya

Menyigi Metode Appreciative Inquiry sebagai Basis Rencana Strategis Organisasi

Satunama.org.- Salah satu tantangan untuk bisa menjadi sebuah organisasi yang baik adalah harus memiliki perencanaan yang bersifat jangka panjang atau biasa disebut juga sebagai strategic plan ‘rencana strategis’ organisasi. Pasalnya, ibarat sebuah kereta yang akan melaju dari kota satu ke kota yang lain, rencana strategis berperan sebagai jalur rel keretanya. Artinya, rencana strategis menjadi roadmap  … Baca Selengkapnya

Siasat Politisi Muda Songsong Politik Berkeadaban

Satunama.org-. Saat ini, banyak politisi muda lahir dan mulai memberikan warna baru dalam perjalanan politik di Indonesia. Anak muda masa kini yang sebagian besar lebih akrab disapa “generasi milenial” itu semakin menunjukkan sikap simpati terhadap hal-hal yang berhubungan dengan politik. Hal itu didukung oleh keterbukaan informasi, melalui media sosial atau berbagai platform digital lain yang … Baca Selengkapnya

Menyibak Demokrasi Indonesia Saat Ini, Firman Noor: Dibajak Oligarki

Satunama.org– Melansir data yang dirilis oleh The Economist Intelligence Unit (EIU) tahun 2019, Indonesia menempati peringkat ke-64 dari 167 negara dalam daftar indeks demokrasi global. Skor yang diperoleh sebesar 6,48 dengan kategori cacat (Flawed Democracy). Kondisi seperti ini patut disayangkan, sebab kehidupan berdemokrasi di Indonesia pada tahun-tahun sebelumnya mengalami tren kenaikan. Alih-alih mengulik persoalan data … Baca Selengkapnya

English EN Bahasa Indonesia ID