Optimasi Gerakan Hak Anak, Guyub Bocah Adakan Workshop Modul ToT PRB

Workshop Penyusunan Modul ToT PRB
Sebarkan:Tweet about this on TwitterShare on Facebook0Share on Google+0Share on Tumblr0Email this to someone

Klaten. 27 Agustus 2017. Optimasi Gerakan Pemenuhan Hak Anak (PHA) menjadi mandat bagi sekalian elemen negeri. Dalam rangka itu, secara khusus Guyub Bocah melaksanakan Workshop Penyusunan Modul Pelatihan untuk Pelatih (Training of Trainer, ToT) Pengelolaan Risiko Bencana (PRB) di Bro Sis, Beatrix Schoolarship, Klaten, Jawa Tengah, Sabtu-Minggu, 26-27 Agustus 2017.

Informasi dari Shinta Istiana, penanggung jawab kegiatan dan pegiat Guyub Bocah SATUNAMA, bahwa workshop ini menghasilkan modul PRB yang dapat digunakan oleh usia anak hingga usia penggerak.

Salah satu kelompok diskusi berdiskusi untuk menyempurnakan rancangan modul PRB dalam kegiatan Workshop Penyusunan Modul Pengelolaan Risiko Bencana yang dilaksanakan oleh jejaring Komunitas Anak Jawa Tengah dan DIY. Bro Sis, Beatrix Schoolarship, Klaten, Jawa Tengah (27/08). (Foto : Shinta Istiana)

“Melalui proses penggalian gagasan oleh peserta bersama fasilitator, modul ini disepakati didesain agar dapat digunakan oleh fasilitator atau pelatih usia anak hingga usia penggerak yang dewasa”, ungkap Shinta.

Shinta menambahkan, bahwa modul ini nanti lebih ditekankan untuk orang atau kelompok yang sudah memahami dasar-dasar Hak Anak, sebab sasaran utama dari modul ini adalah terciptanya pengarusutamaan Hak Anak dalam setiap proses pembelajaran tentang PRB.

“Sesuai kesepakatan, modul ini lebih ditekankan untuk orang atau kelompok yang sudah memahami dasar-dasar Hak Anak, supaya siapa pun dan di mana pun modul ini dipakai, pengarusutamaan anak dapat tercipta dalam proses pembelajarannya”, tegas Shinta.

Modul ini direncanakan akan dicetak dan dijadikan buku untuk disebarluaskan kepada komunitas mitra dan jaringan Guyub Bocah, sehingga dapat dimanfaatkan oleh khalayak.

“Rencananya modul ini akan kita cetak dan bukukan, kemudian kita sebarluaskan ke komunitas mitra dan jaringan Guyub Bocah supaya bisa dimanfaatkan oleh khalayak di komunitas masing-masing”, terang Shinta. (Prabu Ayunda Sora_SATUNAMA. Foto : Shinta Istiana)

Print Friendly, PDF & Email
(Visited 28 times, 1 visits today)
Sebarkan:Tweet about this on TwitterShare on Facebook0Share on Google+0Share on Tumblr0Email this to someone

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*