Workshop Fasilitator Kelas PCB Madya 2017

Kelas Politik Cerdas Berinteritas Tingkat Madya 2017
Simulasi Fasilitator Kelas PCB Madya 2017
Simulasi Fasilitator Kelas PCB Madya 2017
Sebarkan:Tweet about this on TwitterShare on Facebook17Share on Google+0Share on Tumblr0Email this to someone

Satunama.org – Tersedianya fasilitator yang mampu memahami dan mengaplikasikan praktik fasilitasi efektif menjadi salah satu hal yang penting dalam sebuah pengelolaan kelas atau forum. Selain itu adanya komitmen dari fasilitator untuk menggunakan modul yang sudah dirancang diharapkan dapat menjadi langkah tercapainya tujuan sebuah kegiatan.

Untuk itu Tim Pengelola Kelas Politik Cerdas Berintegirtas mengadakan Workshop Fasilitator. Sebanyak dua belas calon fasilitaor Kelas Politik Cerdas Berintegritas Tingkat Madya 2017 mengikuti Workshop Fasilitator di Kelas Besar Balai Pelatihan Satunama. Kegiatan workshop ini dilakukan selama tiga hari beruturt-turut mulai hari Minggu hingga Selasa, 11-13 Juni 2017.

Acara ini dilakukan sebagai persiapan dalam pelaksanaan Kelas PCB Tingkat Madya yang akan dilakukan di 9 provinsi. Kegiatan ini membahas 15 modul kelas yang natinya akan dibawakan oleh masing-masing fasilitator di Kelas PCB Madya.

Kegiatan Workshop Fasilitator ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada fasilitator terkait teknis pelaksanaan, metode, materi dan capaian-capaian dalam pelaksanaaan Kelas PCB Madya 2017, dengan menggunakan sistem structure experience learning circle. Fasilitator juga dituntut penuh untuk dapat menyambungkan dan men-seimbangkan apa yang telah disampaikan narasumber kepada para peserta, sehingga peserta kelas PCB 2017 benar-benar mampu memahami dan mengetahui paparan yang disampaikan narasumber. Tidak hanya itu, fasilitator juga diharapkan mampu menguasai forum secara cermat. Berangkat dari hal tersebut, Fasilitator merupakan aktor kunci dalam pelaksanaan kelas PCB Madya 2017.

Toto Raharjo selaku Lead Fasilitator berpendapat bahwa model media yang baik harus dapat membangkitkan pertanyaan atau mendorong terjadinya diskusi, baik itu brupa visual, audio visual, studi kasus ataupun permainan (games) dalam sebuah forum. Maka, baik paradigma, metode (cara/proses) serta media yang digunakan oleh fasilitator dalam mengelola forum kelas menjadi bagian dalam metodologi pengelolaan kelas. (Bsa)

(Visited 40 times, 1 visits today)
Sebarkan:Tweet about this on TwitterShare on Facebook17Share on Google+0Share on Tumblr0Email this to someone

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*