Resensi: Aku Anak Dunia – Bacaan Hak-hak Anak bagi Anak

Sebarkan:Tweet about this on TwitterShare on Facebook0Share on Google+0Share on Tumblr0Email this to someone

Aku Anak Dunia
Bacaan Hak-hak Anak bagi Anak
Oleh : Nurma Sekar Arum (SMK YPKK 2 Sleman)

Buku bacaan Aku Anak Dunia berisikan tentang apa saja hak anak yang harus diperhatikan oleh orang tua ataupun orang dewasa lain yang ada disekitar mereka. Buku ini juga berisi tentang harapan yang ditulis oleh anak-anak itu sendiri. Buku ini dikembangkan oleh Yayasan Aulia Jakarta dengan dukungan dari tim Hak-hak Anak Project (Peace Winds Japan dan Jakarta Japan Network), Terre des Hommes Netherland, UNICEF, Save the Children US, dan Save the Children UK.

Bagian pertama buku ini berisi tentang pengenalan hak-hak anak. Bab ini membahas mengenai konvensi hak-hak anak berikut juga dengan potret situasi yang menunjukkan bahwa hak-hak anak belum sepenuhnya dipenuhi. Selain itu, diuraikan juga beberapa prinsip mendasar yang menyangkut hak-hak anak yaitu bahwa anak tidak boleh dibeda-bedakan, bahwa anak harus tetap hidup dan berkembang sebagai manusia, bahwa anak harus dihargai dan didengar ketika mengeluarkan pendapat, bahwa anak berhak berkarya, berkumpul, dan dilindungi tanpa ada kekerasan dan paksaan. Pemerintah punya peran besar dalam membuat peraturan terkait perlindungan terhadap anak-anak bangsa.

Bagian kedua buku ini berisi tentang kisah sehari-hari tentang situasi yang dihadapi oleh anak-anak yang dirampas haknya sehingga mengalami penderitaan.

Setelah membaca buku ini, saya merasa pemerintah kita seperti masih belum memikirkan atau melihat anak-anak bangsa dengan layak. Bukannya mengusahakan bagaimana mereka bisa menuntut ilmu untuk masa depan mereka, tetapi justru situasi sulit yang merek a hadapi seperti mengamen, memungut sampah, dan sebagainya. Selain itu, ternyata masih banyak juga orang tua yang memperlakukan anak-anak mereka dengan semena-mena, termasuk juga melakukan kekerasan untuk mendidik atau menasehati mereka. Membaca buku ini menambah wawasan saya mengenai pentingnya hak anak, sekaligus juga menyadarkan saya bahwa di luar sana masih banyak anak yang kurang beruntung dibandingkan dengan saya. Semoga pemerintah memperhatikan nasib anak-anak terutama mereka yang membutuhkan sekolah dan perlindungan hukum.

Detail
Judul : Aku Anak Dunia : Bacaan Hak-hak Anak bagi Anak
Penerbit : Yayasan Aulia Jakarta
Info lain : Buku adalah sumbangan dari Sri Subekti (SOS Desa Taruna Indonesia DIY)

[foto2]Aku Anak Dunia
Bacaan Hak-hak Anak bagi Anak
Oleh : Nurma Sekar Arum (SMK YPKK 2 Sleman)

Buku bacaan Aku Anak Dunia berisikan tentang apa saja hak anak yang harus diperhatikan oleh orang tua ataupun orang dewasa lain yang ada disekitar mereka. Buku ini juga berisi tentang harapan yang ditulis oleh anak-anak itu sendiri. Buku ini dikembangkan oleh Yayasan Aulia Jakarta dengan dukungan dari tim Hak-hak Anak Project (Peace Winds Japan dan Jakarta Japan Network), Terre des Hommes Netherland, UNICEF, Save the Children US, dan Save the Children UK.

Bagian pertama buku ini berisi tentang pengenalan hak-hak anak. Bab ini membahas mengenai konvensi hak-hak anak berikut juga dengan potret situasi yang menunjukkan bahwa hak-hak anak belum sepenuhnya dipenuhi. Selain itu, diuraikan juga beberapa prinsip mendasar yang menyangkut hak-hak anak yaitu bahwa anak tidak boleh dibeda-bedakan, bahwa anak harus tetap hidup dan berkembang sebagai manusia, bahwa anak harus dihargai dan didengar ketika mengeluarkan pendapat, bahwa anak berhak berkarya, berkumpul, dan dilindungi tanpa ada kekerasan dan paksaan. Pemerintah punya peran besar dalam membuat peraturan terkait perlindungan terhadap anak-anak bangsa.

Bagian kedua buku ini berisi tentang kisah sehari-hari tentang situasi yang dihadapi oleh anak-anak yang dirampas haknya sehingga mengalami penderitaan.

Setelah membaca buku ini, saya merasa pemerintah kita seperti masih belum memikirkan atau melihat anak-anak bangsa dengan layak. Bukannya mengusahakan bagaimana mereka bisa menuntut ilmu untuk masa depan mereka, tetapi justru situasi sulit yang merek a hadapi seperti mengamen, memungut sampah, dan sebagainya. Selain itu, ternyata masih banyak juga orang tua yang memperlakukan anak-anak mereka dengan semena-mena, termasuk juga melakukan kekerasan untuk mendidik atau menasehati mereka. Membaca buku ini menambah wawasan saya mengenai pentingnya hak anak, sekaligus juga menyadarkan saya bahwa di luar sana masih banyak anak yang kurang beruntung dibandingkan dengan saya. Semoga pemerintah memperhatikan nasib anak-anak terutama mereka yang membutuhkan sekolah dan perlindungan hukum.

Detail
Judul : Aku Anak Dunia : Bacaan Hak-hak Anak bagi Anak
Penerbit : Yayasan Aulia Jakarta
Info lain : Buku adalah sumbangan dari Sri Subekti (SOS Desa Taruna Indonesia DIY)

[foto2]

Print Friendly, PDF & Email
(Visited 315 times, 1 visits today)
Sebarkan:Tweet about this on TwitterShare on Facebook0Share on Google+0Share on Tumblr0Email this to someone

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*