Pengembangan Usaha untuk Pelaku Usaha Kecil

 


Sejak lima tahun yang lalu, SATUNAMA bersama dengan BP Tangguh LNG mengembangkan program peningkatan kesejahteraan dalam bentuk pengembangan usaha kecil dan mikro bagi masyarakat di Teluk Bintuni, Papua. Kegiatannya antara lain penyaluran dana stilmulan di 9 kampung, masing-masing mendapatkan dana bervariasi antara 10 sampai 25 juta. SATUNAMA juga memberikan pendampingan berupa pertemuan kelompok setiap bulannya. Hal tersebut kemudian memunculkan embrio kewirausahaan di kampung Mogotira, Tomu, Rejosari, Taroy, dan Ekam. Program juga mempromosikan berbagai usaha untuk pemenuhan kebutuhan keluarga seperti pelatihan pengolahan hasil perikanan, pertanian berkelanjutan, pembuatan abon, dendeng  rusa, dan krupuk sagu.

 

Saat mengelola usaha, sebagian besar masyarakat belum melakukan perhitungan secara terperinci terhadap pengelolaannya. Kadang  hal ini mengakibatkan harga jual produk lebih rendah daripada biaya produksinya. Untuk memperbaiki hal tersebut, SATUNAMA mengadakan kegiatan pelatihan usaha kecil bagi para pelaku usaha kecil. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam mengelola sumber daya di lingkungannya, juga untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta tentang pengetahuan dasar manajemen usaha kecil.

Pelatihan berlangsung pada tanggal 17 hingga 22 November 2009 di Hotel Fak-fak, Fak-fak,Papua Barat dengan fasilitator Kantri Sekar Wandasari dibantu oleh co.Fasilitator Edy Purwaka, keduanya staf SATUNAMA. Acara hari pertama berupa kegiatan pra kondisi berupa  perkenalan peserta dari 6 kampung, yaitu: Weriagar, Tomu, Taroy, Sebyar, Ekam, dan Mogotira. Acara kemudian berlanjut dengan tes awal untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta terhadap manajemen usaha kecil. Dalam kesempatan tersebut ke-15 mama-mama yang menjadi peserta mengungkapkan jika kegagalan usaha mereka didominasi permasalahan usaha yang di bon, baik untuk kepentingan saudara, pribadi maupun kepentingan kampung, dan pencurian.

Hari kedua, fasilitator mengajak peserta mengenal potensi diri sebagai wirausaha. Peserta mudah menerima materi mengenal diri karena fasilitator menggunakan bantuan contoh mengenai sifat-sifat wirausaha yang seharusnya ia miliki. Cerita yang dipakai mengenai Susi Pudjiastuti, juragan ikan asal Pangandaran, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat yang mempunyai sifat tekun, mementingkan kualitas produksi dan percaya diri. Setelah bekerja keras akhirnya ia mampu membeli dua pesawat yang digunakan untuk angkutan ekspor ikan

 

Pada hari ketiga, peserta mendapatkan materi tentang pemilihan usaha. Ketersediaan sumberdaya di daerah merupakan syarat memilih usaha yang baik. Sebuah usaha kecil sebaiknya tidak perlu mengandalkan sumberdaya dari luar daerah. Hari keempat dan kelima, peserta  bersama-sama melakukan praktek  pembukuan sederhana. Kendala yang dihadapi adalah  istilah keuangan yang dirasakan belum terlalu familiar. Banyak peserta yang kurang memahami istilah-istilah seperti debit, kredit, dan neraca. Hari keenam, peserta mendapatkan materi pilihan berupa hutang. Fasilitator mengajak peserta menganalisis pilihan berhutang yang baik dan hutang yang buruk melalui kegiatan membandingkan dua buah cerita.

Secara umum, kegiatan pelatihan usaha kecil berjalan dengan lancar. Peserta mampu menyerap hal-hal yang disampaikan dalam pelatihan. Kendala utama yang dijumpai dalam kegiatan tersebut adalah perbedaan penggunaan istilah. Misalnya jika fasilitator menyebutkan harta, peserta sering memaknai kata tersebut sebagai mas kawin.  Sedangkan untuk materi lainnya, tidak ada kendala yang cukup berarti.

 




Switch To English







Acara Mendatang


Pelatihan akan diselenggarakan pada tanggal 26 hingga 30 Oktober 2010
History of Thought
Pelatihan berikutnya akan dilaksanakan pada 9 – 14 Oktober 2010
REKRUTMEN PESERTA CEFIL LEVEL INTERMEDIATE 02
CEFIL basic level untuk regio NTT akan diadakan di Maumere pada tanggal 27 September hingga 2 Oktober 2010.
Pelatihan Civic Education for Future Indonesia Leaders (CEFIL) untuk region NTT
Pelatihan berikutnya akan diselenggarakan pada tanggal 22- 27 November 2010
Pelatihan Pengembangan Organisasi
Pelatihan berikutnya akan diselenggarakan pada tanggal 18- 23 September 2010

Pelatihan Strategis dan Keuangan Terpadu Program Planning (ISFPP)
Radio SATUNAMA kembali mengudara di AM 864 KHz. Siaran regulernya bisa dinikmati pendengar di seputaran Yogyakarta dari pukul 05.00 sampai 24.00.

© 2009 All rights reserved | SATUNAMA
Jl. Sambisari No. 99, Duwet, Sendangadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta 55285, Indonesia