Guyub Bocah

Satunama.org – Guyub Bocah adalah komunitas yang fokus pada pemenuhan hak-hak anak di wilayah Jawa Tengah dan DIY. Komunitas ini berbentuk jaringan lintas desa yang bermitra dengan SATUNAMA, yang terletak di Provinsi Jawa Tengah dan DIY sehingga sering disebut dengan Guyub Bocah Jateng DIY. Bermain, belajar dan berekspresi adalah metode-metode yang digunakan sebagai bagian dari peningkatan kapasitas anak-anak yang terlibat didalamnya. Guyub Bocah peduli dengan kelestarian lingkungan (didalamnya terkandung kedaulatan pangan), hak-hak dasar (hak kesehatan “untuk menghirup udara segar” berupa bebas rokok) serta kemandirian komunitas basis yang tergabung dalam jaringan Guyub Bocah Jateng DIY ini. SATUNAMA mempunyai kebijakan perlindungan anak (child protection policy) didalamnya ada kebijakan larangan merokok sebagai bagian dari pemenuhan hak anak.

Setiap komunitas basis yang berada didesa Mitra SATUNAMA mempunyai ciri kas masing-masing sebagai identitas komunitas tersebut. Misalkan KOPER, adalah komunitas basis di Desa Kadilajo Kabupaten Klaten yang peduli dengan perpustakaan anak ; Sanggar Lare Joyo Mukti adalah komunitas basis di Desa Keningar Kab. Magelang yang peduli dengan tarian tradisional (seni) ; Onename Ngablak adalah komunitas basis di Desa Sitimulyo Kab. Batul yang peduli dengan sanggar belajar anak, SBM yang ada di Banjaroyo dan masih banyak kelompok-kelompok lainnya yang bergabung. Komunitas-komunitas basis ini mempunyai kegiatan rutin harian/mingguan didesa masing-masing dengan kemandirian mengorganisir anak-anak didalam desa tersebut. Sedangkan kegiatan bersama antar komunitas basis yang disebut dengan Guyub Bocah Jateng DIY adalah anjangsana (setiap 3 bulan sekali), pelatihan (advokasi hak-hak anak, produksi media –menulis, debat, membuat film-, wisata pendidikan berupa jelajah candi dan museum, pelatihan tentang implementasi UU desa ramah anak dan perlindungan anak, belajar tentang FCTC (Framework Convention on Tobacco Control), belajar bercocok tanam organik, penghijaun dll.

Kegiatan rutin untuk memperkuat jaringan adalah anjangsana yang dilakukan setiap 3-4 bulan sekali yang dikelola secara bergantian oleh komunitas basis, dengan jumlah peserta anjangasana adalah kurang lebih 200-400 anak dan tema yang digunakan seputar tentang kelestarian lingkungan dan yang senada. Yang menjadi ciri kas anjangsana adalah larangan merokok diwilayah anjangsana (kususnya orang tua yang terlibat), semua bahan makanan yang digunakan merupakan produk olahan desa masing-masing, daur ulang bahan-bahan sebagai media bermain dan belajar (ramah lingkungan), membawa botol minuman sendiri-sendiri sebagai upaya mengurangi sampah.

Artikel terkait Guyub Bocah

Items for Page: There are no posts that match the selection criteria.
Print Friendly, PDF & Email